Enam Lokasi Mudik Bareng Disiapkan

Deden Fetro // 03 September 2010

BERITAJAKARTA.COM 02-09-2010 14:30 Untuk meminimalisir tingkat kecelakaan lalu lintas pemudik sepeda motor, sejumlah perusahaan swasta di Jakarta berinisiatif mengadakan kegiatan mudik bareng dengan menyiapkan sejumlah armada bus tujuan berbagai daerah. Dinas Perhubungan DKI Jakarta mencatat ada 6 lokasi yang akan melayani mudik bareng dan berfungsi sebagai tempat pemberangkatan. Keenam lokasi tersebut yakni Parkir Timur Senayan, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Pekan Raya Jakarta Kemayoran, lapangan parkir Ditlantas Polda Metro Jaya, PT Yamaha Cakung, dan PT Astra Honda Motor Sunter. "Mudik bareng ini juga cukup efektif untuk mengurangi beban terminal," kata Udar Pristono, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Kamis (2/9). Berdasarkan data Dinas Pehubungan DKI Jakarta, penyelenggara mudik bareng yang berangkat dari Parkir Timur Senayan yakni PT Holcim pada Minggu (5/9) pukul 08.00. Panitia menyediakan 140 bus untuk 5.000 orang, dengan jurusan kota-kota di Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, dan Lampung. Serta Giant yang menyediakan 120 bus untuk 6.000 orang dengan tujuan kota-kota di Jawa Tengah, Jawa Barat, Yogyakarta, dan Jawa Timur. Selain itu juga PT Astra Honda Motor akan berangkat pada Selasa (7/9) dengan 19 bus untuk 800 orang. "Untuk PT Astra Honda Motor juga menyediakan truk untuk pengangkut motor," tambah Udar. Udar berharap kegiatan mudik bareng ini tidak hanya sampai di sini saja. Pihaknya mengimbau kepada perusahaan lainnya juga dapat berpartisipasi untuk melaksanakan mudik bareng. Karena dengan mudik bareng banyak resiko yang dapat diminimalisir. "Selain kecelakaan, juga dapat meminimalisir pembiusan yang marak terjadi," jelasnya. Pada 2009 lalu pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua jumlahnya mencapai 3,1 juta. Tahun ini Udar memperkirakan jumlahnya meningkat 14 persen atau sekitar 3,6 juta. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut sejak jauh-jauh hari Pemprov DKI Jakarta dan kepolisian sudah mengimbau agar tidak menggunakan kendaraan roda dua untuk mudik. "Pemudik baiknya menaiki angkutan umum saja. Karena kendaraan roda dua tidak nyaman untuk perjalanan jarak jauh dan keselamatannya tidak terjamin. Angkutan umum yang tersedia sudah memadai untuk pemudik, bahkan ada juga yang menggunakan untuk mudik bareng," tandasnya. Reporter: erna

Bookmark and Share