Alice In Wonderland

Wednesday, 10 March 2010

Petualangan Di Negeri Dongeng

Walt Disney Pictures dan Tim Burton adalah dunia imajinasi. Ketika keduanya berkolaborasi, sebuah film dashyat nan imajinatif berjudul "Alice In Wonderland" jadi semacam karya masterpiece yang tidak boleh dilewatkan. Memasang aktor papan atas Hollywood Johnny Depp sebagai bintang utama, film garapan Tim Burton kali ini penuh warna ceria dan lagi-lagi sangat penuh fantasi.

Sebenarnya dongeng "Alice in Wonderland" bukanlah termasuk karya baru dalam industri, sejak ratusan tahun lalu, karya penulis Lewis Carroll asal Inggris ini sudah mendunia. Bukunya laris manis bak kacang goreng. Filmnya sendiri sudah pernah dibuat dengan berbagai versi termasuk kartun. Munculnya ide Burton untuk membuat film ini tentu semakin menambah daftar khasanah baru interpretasi atas "Alice in Wonderland".

Adalah Alice (Mia Wasikowska) cewek berusia 19 tahun yang sedang menghadiri pesta di Victoria Estat setelah kematian ayahnya. Disana, tanpa sepengetahuan Alice, sebuah pesta pertunangan telah direncanakan oleh ibu dan saudara perempuannya. Saat seorang pemuda sombong dan membosankan, Hamish Ascot melamar Alice di gazebo dan disaksikan ratusan warga elit.

Kemudian seekor kelinci putih aneh yang mengenakan rompi dan arloji saku (disuarakan oleh Michael Sheen) secara sengaja menarik perhatian Alice dalam pesta membosankan itu. Dalam kebingungan, Alice berlari ke dalam labirin mengikuti si Kelinci Putih, hingga jatuh ke dalam lubang menuju negeri Wonderland, yang konon pernah dilihat dalam mimpi-mimpinya sepuluh tahun lalu.

Apa yang terjadi di Wonderland, merupakan rangkaian kejadian yang penuh fantasi. Negeri aneh dengan ornamen penuh warna dan detail itu membuat Alice bertemu dengan Mad Hatter, seorang eksentrik yang memberitahu Alice bahwa negeri itu butuh seseorang untuk menyingkirkan Ratu Merah (diperankan oleh Helena Bonham Carter), yang telah merebut Wonderland dari adiknya, si Ratu Putih (Anne Hathway).

Rangkaian kisah yang ditulis oleh penulis skrip Linda Woovelton memang akhirnya membawa penonton jatuh dalam dunia imajinasi yang seru. Film berdurasi 138 menit ini juga menyediakan versi 3 Dimensi untuk detail gambar yang lebih hidup.(wal)
 

Bookmark and Share